Assalamualaikum
kawan-kawan!
Ditengah
pandemi corona, membuat bulan Ramadan kali ini terasa berbeda sebab banyak
kegiatan terpaksa dikerjakan dari rumah tak terkecuali kegiatan bulan Ramadan
seperti salat terawih di rumah dan ditiadakannya acara buka bersama. Walaupun berbeda, saya
tetap bersyukur masih bisa merasakan berkahnya bulan Ramadan.
Selama
bulan Ramadan di rumah, saya berusaha memotivasi diri untuk meningkatkan rutinitas
beribadah dan banyak melakukan kegiatan positif seperti :
1.
Membuat target ibadah selama bulan Ramadan yang
akan bertambah kegiatannya setiap 10 hari. Saya melakukan ini supaya kegiatan bulan
ramadan saya efektif dan terorganisir.
2.
Mengurangi rutinitas mendengarkan lagu dengan mendengarkan
murotal. Kenapa saya beralih mendengarkan murotal? Karena ketika saya merasa
gelisah dan mendengarkan musik membuat saya tambah gelisah, hal itu membuat
saya tergerak agar mendengarkan murotal.
3.
Menggunakan sosial media dengan hal-hal bermanfaat
seperti mendengarkan ceramah dan membaca kisah sahabat nabi.
4.
Membersihkan rumah, kegiatan sederhana seperti
ini mampu mengingatkan saya pentingnya menjaga kebersihan.
Itulah
kegiatan yang saya lakukan untuk mengisi waktu luang selama bulan ramadhan di rumah.
Walaupun tak banyak kegiatan yang dilakukan jika dilakukan secara istiqomah insya allah berkah
dan banyak hikmah yang dapat dipetik dari kegiatan tersebut.
Saya
memiliki sebuah cerita, ditengah wabah corona apalagi bersamaan dengan bulan
Ramadan membuat beberapa orang kesulitan bekerja tak sedikit dari mereka
dipulangkan dan akhirnya mereka tidak mempunyai pekerjaan. Oleh sebab itu, tak
banyak orang ganti profesi harus mulai dari awal lagi. Saya miris mendengarnya,
tetapi ada seorang bapak yang tetap bersyukur dia bilang “masih ada yang
menginginkan kehidupan saya jadi buat apa mengeluh malah harusnya bapak
bersyukur” seketika tubuh saya begetar, seulas senyum muncul diwajah saya. Sesempurnanya
skenario paling sempurna skanerio allah, masya allah. Setelah mengatakan itu beberapa
hari kemudian pelahan ekonomi bapak tersebut kembali membaik tak hanya itu
beliau juga tak lupa untuk saling berbagi. Hati saya mehangat dan malu kerena
saya kurang bersyukur dengan apa yang saya memiliki sekarang.
Kawan-kawan
jangan lupa untuk bersyukur, jangan pernah merasa iri dengan kehidupan orang lain
sebab ada juga orang yang ingin kehidupannya seperti kita. Maka bersyukurlah,
karena hari ini masih diijinkan oleh allah untuk beribadah padanya. Tersenyumlah,
tak semua masalah akan selesai dengan mengeluh cukup dengan tersenyum dan
ikhlaskan apalagi sekarang bulan Ramadan kamu dapat minta ampun pada allah,
tingkatkan ibadahmu dan dekatkan diri pada allah karena allah tidak akan
sungkan menghapus dosa hambanya.
Semoga
kisah yang saya bagi bisa menginspirasi kawan-kawan !
Wassalamualaikum
wr.wb


